Lapangan udara khusus Drone untuk mengatasi masalah kesehatan di daerah terpencil


Bagi warga yang tinggal di daerah terpencil dan sulit dijangkau oleh kendaraan tentu masalah kesehatan menjadi masalah utama karena seringkali kita dengar ada yang meninggal hanya karena obat-obatan tidak tersedia akibat lambatnya pengiriman obat-obatan ke rumah sakit yang berada di lokasi terpencil.

Foster + Partners merencanakan untuk membangan sebuah lapangan udara khusus pesawat drone (tanpa awak) di Rwanda, Afrika untuk mengatasai masalah diatas.

Mengingat daerah yang sulit dijangkau tersebut, drone bisa jadi solusi untuk mengatasai masalah kekurangan obat atau alat kedokteran lainnya dibandingkan bila harus menyediakan pesawat kecil atau kendaraan yang biayanya jauh lebih mahal.

Drone yang akan dioperasikan nantinya berukuran cukup besar dengan lebar bentangan sayap sekitar 3 m yang bisa dioperasikan sejauh 100 km atau lebih sedangkan daya angkutnya mencapai 10 kg yang dijamin cukup untuk mengangkut persediaan obat-obatan. Bahkan ke depannya, Drone berukuran lebih besar dengan bentang sayap 6 m akan digunakan yang mampu mengangkat beban sebanyak 100 kg.

Lapangan udara ini nantinya tidak hanya khusus untuk menerima drone tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan seperti klinik atau rumah sakit, dan toko kecil yang memfasilitasi jual beli online untuk barang yang tidak tersedia di Rwanda sana.

Pembangan lapangan udara Drone ini akan dimulai pada tahun 2016 nanti dengan membangan 3 buah bangunan mirip kubah.

Ide Drone digunakan untuk mengatasi masalah seperti diatas bukanlah hal baru bahkan sebelumnya Google Project Wing juga sedang menguji coba hal yang sama.

Sumber berita
Droneport will enable drone deliveries of urgent supplies in Rwanda

Filed under: Vehicles

Tags: , ,

Comments are closed.