Kenapa Jepang harus menjadi tuan rumah piala dunia 2022? Ini dia alasannya!

Piala Dunia (World Cup) telah berakhir beberapa waktu yang lalu dan sekarang banyak negara yang mencoba mengantri untuk menjadi negara penyelenggara salah satu event terbesar di dunia tersebut.

Salah satunya negara Jepang yang mencoba meyakinkan panita World Cup bahwa mereka harus menjadi tuan rumah World Cup 2022 nanti.

 

YouTube Preview Image
Bila yang lain mungkin menjanjikan stadion atau rencana penyelanggaraan yang rapi, Jepang menjanjikan sebuah teknologi canggih untuk menyelenggarakan event ini.

Pertama, Jepang menjanjikan bahwa setiap turis yang datang ke Jepang nanti untuk menonton piala dunia sudah tidak perlu kuatir akan kendala bahasa karena mereka nantinya akan dilengkapi sebuah alat penerjemah real time yang bisa menerjemahkan berbagai macam bahasa ke bahasa mereka. Alat ini sendiri berupa sebuah kotak kecil yang dikalungkan yang berfungsi sebagai tanda pengenal dan sebuah earphone Bluetooth.

Kedua adalah sebuah teknologi 3D holographic broadcasts yaitu membuat sebuah siaran dalam 3D tersebut sehingga membuat semua penonton di seluruh dunia seperti sedang menonton di stadium secara langsung.

Seperti sebuah fiksi bukan? Tetapi keseriusan Jepang untuk menjadi tuan rumah yang menawarkan teknologi canggih diperlihatkan dalam video diatas. Nonton deh!!

Suka dengan alat penerjemahnya, memang bukan tidak mungkin untuk bisa punya alat penerjemah real time mengingat di ponsel sekarang juga sudah ada teknologi sejenis.

 
Sumber berita
Japan’s 2022 World Cup Bid: 3D Holograms?

Filed under: Technology

Tags: , , , , , ,

  • arno

    Mantaps dahh..

  • http://www.facebook.com/people/Hermanus-Wibisono/1558067691 Hermanus Wibisono

    uwaaaw!! mantep aja tu technology!!! ga heran dah kalo jepang…

  • arc_solo

    ane jd pengin beli virtual intelligent yg tipe cewek seksi nih… :evil:

  • ridha89

    dr pihak FIFA sdh menetapkan tuan rumah 2022 adlh QATAR
    dan tahun 2018 adlh RUSIA…
    jd jepang mungkin 2026…

  • ketela

    Wow, video nya keren…

    Apalagi ada INDONESIA nya,,,, :sip:

  • wew123

    kayaknya sih gak mungkin begini jg :/

  • siapa

    judulnya japan videonya Korea :?: :?: :?: :?: :?: :?: :?:

  • http://www.facebook.com/people/Muhammad-Dzulkarnain-Rofiqi/1657932205 Muhammad Dzulkarnain Rofiqi

    kenapa indonesia ndak mau buat juga?

    bukannya kita ndak bisa.. tapi keahlian kita kurang dihargai di negara sendiri…
    kalo kita sudah bisa menghargai diri sendiri, bukannya ga mungkin kita bisa seperti India dan cina

    Join my caus “The chosen 1.000″
    1.000 pemuda terpilih untuk menuju indonesia sebagai negara super power, the next “andalusia”

  • Dian Bertoni

    setau saya di India sendiri cari kerja susah, di cina gaji juga nggak gede2x amat.. yg dimaksud keahlian kita kurang dihargai dinegeri sendiri gimana ya? khususnya bila dihubungkan dengan cina dan india :!: kecuali dicompare ama worldwide.

    Technology tidak dipungkiri, kita masih berkiblat ke negara maju (bukan barat). meskipun demikian sebagian besar banyak yg optimis namun jauh lebih banyak yg mengamini teknology yg ditawarkan jepang seputar life translation nya.

    Were you an expert? Did you made the technology? I don’t think so :!: even our most engineers experting on foreigners technology :!:

    untuk artikel yg satu ini, semoga translator nya segera tayang. biar KITA orang INDONESIA juga bisa bangga dengan bahasa kita sendiri kayak JEPANG,,… dan lagi kita nggak perlu belajar bahasa mereka juga toh :?: but mother language.

    kalo tentang stadiumnya sementara mimpi dulu deh, meskipun di sana udah ada tetep aja nggak bisa diapply ke kita :| kalo dipaksa ntar otakku kena giliran lebih sering.. maksudnya giliran mati lampunya :grin: :grin: