LifeBelt CPR: membuat peluang hidup semakin besar

Salah satu cara darurat untuk menolong orang yang mendadak detak jantungnya berhenti adalah dengan cara memompa/ menekan bagian dada atau dikenal dengan nama CPR (cardiopulmonary resuscitation).

Tetapi masalahnya, pertolongan CPR sering gagal dikarenakan kemampuan manusia atau si penolong dalam melakukan CPR.

LifeBelt CPR adalah sebuah alat untuk membantu melakukan CPR yang telah memenangkan penghargaan dalam disain yang diselenggarakan oleh NASA.

Sebagai informasi, kegagalan dalam memberikan CPR disebabkan oleh kemampuan manusia yang hanya bisa memberikan tekanan yang baik hanya untuk waktu 2 menit saja sedangkan biasanya untuk membuat si korban mempunyai peluang hidup, perlu dilakukan CPR antara 8-10 menit.

Selain masalah waktu, juga masalah tekanan yang diberikan dimana manusia hanya bisa memberikan tekanan sebesar 125 lbs (62,5kg) hanya dalam menit-menit pertama dan setelah lelah akan berkurang, disinilah masalahnya karena si korban butuh tekanan yang cukup konstan (stabil)

Nah disinilah LifeBelt CPR dianggap dapat memberikan semua kekurangan yang ada diatas, dengan lifebelt CPR maka tugas untuk menekan menjadi 50% lebih ringan yang otomatis akan memberikan waktu yang lebih lama dan tekanan yang stabil bagi si penolong untuk memberikan CPR.

Penemuan yang sangat mulia dan dibawah adalah tampang para penemu LifeBelt CPR. :-)

 
Sumber berita
LifeBelt CPR Makes CPR Easier

Filed under: Health & Medical

Tags:

Comments are closed.