Lampu LED dapat menghemat energi sampai 48%

office-lit-fully-by-leds.jpg

Info penting bagi anda yang belum tahu bahwa penggunaan lampu jenis LED (Light Emitting Diode) dapat menghemat tagihan listrik dan juga mengurangi panas ruangan dibandingkan dengan menggunakan lampu biasa (neon, bohlam maupun lainnya).

Sebuah perusahaan di Carolina Utara, Amerika telah membuat gedung mereka menggunakan lampu LED sebagai pengganti lampu biasa.

Hasilnya, mereka dapat menghemat energi yang digunakan sampai 48% (berarti penghematan tagihan listrik) ditambah dengan  kecilnya panas yang dihasilkan oleh lampu LED, membuat mereka tidak perlu menyetel mesin pendingin ruangan (AC) mereka dalam posisi maksimal, yang berarti terjadi penghematan lagi.

Jadi, kalau anda mau menghemat tagihan listrik, gantilah lampu anda dengnan jenis LED, mungkin sedikit mahal tapi untuk jangka waktu lama, keuntungan yang anda dapat jauh lebih banyak tentunya. Baca juga artikel mengenai Lampu LED: menghemat tagihan listrik

 
Sumber berita
Office building lit fully by LEDs jeopardizing bleak vision of the future

Filed under: Miscellaneous, Technology
  • http://jangkrik-ngerik.blogspot.com nugroho

    BBM Naik, tarip dasar listrik diprediksi juga (ikutan) naik. Saya pikir teknologi LED perlu dimasyarakatkan. Tapi…. gimana ya… habis Indonesia sangat kere informasi tentang teknologi terapan sederhana.

  • http://www.titohendrata.blogspot.com titohendrata

    barusan kuganti pistol timing light punya bapakku
    ,dari xenon tube menjadi led.
    dia girang sekali timing light yang dari dibeli dulu cuman
    ,sebentar saja berfungsi sudah itu rusak
    ,sekarang bisa berfungsi lagi.
    lampu rem,traffic light,dll sekarang pakai led.
    semua lampu di masa depan mungkin berupa led.
    atau ada yang lebih bagus lagi?

  • http://indonetwork.co.id/indrajaya_instrument kurniadi

    Betul LED, memang lebih irit karena memiliki efisiensi terbaik dari semua jenis / technology lampu yang ada saat ini. Itu sebabnya jenis LED ini sekarang semakin populer karena lebih awet dan irit.

    Anda yang membutuhkan informasi lebih detail tentang bisinis LED, silahkan brows ke http://indonetwork.co.id/indrajaya_instrument

    Kami siap membantu anda.

  • henkydarmi

    Tapi di mana belinya?

  • Pingback: Lampu LED dapat menghemat energi sampai 48% « LED for Your Display

  • http://indonetwork.co.id/indrajaya_instruments KURNIADI

    Lampu LED dapat menghemat energi sampai 48%? Bisa Iya bisa Tidak.

    Kalau dilihat dari konsumsi energi-nya semata, maka pemakaian lampu LED memang bisa menekan biaya listrik karena LED merupakan jenis lampu paling hemat energi yang saat ini ada di pasaran, tapi hal ini tidak serta merta pemakaian lampu LED cukup feasible untuk semua keperluan system penerangan kita.

    Contoh kasusnya sbb:

    Sebuah pabrik garment yang yang membutuhkan penerangan 20 jam perhari akan melakukan penggantian 1000 unit lampu TL Biasa ukuran 40 watt – 120 cm dengan Lampu TL LED. Harga Lampu LED saat ini adalah Rp. 550.000/ Unit. Ini berarti untuk melakukan penggantian terhadap 1000 unit lampu tersebut dibutuhkan investasi paling sedikit: Rp. 550.000.000!!!!!! Apakah langkah ini cukup feasible?

    Mari kita coba analisis feasibility-nya:

    1. Harga 1000 unit Lampu LED = Rp. 550.000.000,-

    2. Perbandingan Konsumsi LIstrik antara Lampu TL biasa dengan LED adalah sbb:

    - Untuk Lampu TL Biasa: 1000 x 40 watt x 20 jam = 800Kwh/ hari
    Jika tarif per Kwh untu8k industri = Rp. 900, maka dalam setahun tarif listrik yang harus dibayar adalah: 800 x 900 x 365 = Rp. 233.600.000

    - Untuk Lampu TL LED: 1000 x 15 watt x 20 jam = 300Kwh/ hari
    Jika tarif per Kwh untu8k industri = Rp. 900, maka dalam setahun tarif listrik yang harus dibayar adalah: 300 x 900 x 365 = Rp. 87.600.000

    Selisih tarif dalam 1 tahun = Rp. 233.600.000 – Rp. 87.600.000 = Rp. 146.000.000,- :!: :!:

    Sekarang kita hitung ROI-nya sbb:

    Dengan pemakaian selama 20 Jam perhari dan 365 hari pertahun, maka ROI dari Investasi penggantian Lampu Tl biasa menjadiu Tl LED akan mencapai BEP dalam waktu 3, 8 Tahun ( Rp. 550.000.000/ 126.000.000)

    Jika Umur LED diasumsikan mencapai 8 tahun maka Total efisiensi setelah tercapainya BEP sampai LED rusak adalah sebesar Rp. 618.000.000,

    Hitungan diatas NAMPAK menarik, tapi anda harus hati hati karena hitungan tersebut menggunakan parameter yang diambil dari system penerangan dalam industri yang membutuhkan system penerangan 20 jam perhari. Artinya: jika Aplikasi LED untuk kebutuhan Rumah tangga dimaksudkan untuk tujuan efisiensi biaya, maka hal tersebut tidak akan anda dapatkan, karena rata rata pemakaian lampu dalam rumah tangga tidak lebih dari 10 jam perhari.

    Kesimpulan:
    - Untuk saat ini aplikasi LED dengan tujuan efisiensi biaya listrik hanya feasible jika durasi pemakaian listrik perhari lebih dari 15 Jam perhari.
    Pengelola industri yang beroperasi dengan sistem penerangan diatas 15 jam, sangat direkomendasikan untuk bermigrasi ke system LED, karena selain hemat listrik untuk penerangan, LED yang tidak menimbulkan panas juga memberikan pengaruh besar pada pemakaian listrik system Air Conditioner (kerja AC lebih ringan).

    - Untuk kebutuhan rumah tangga, kami belum merekomendasikan penggunaan LED jika tujuannya adalah untuk efisiensi biaya listrik. Anda nampaknya harus bersabar dalam 3 atau 5 tahun mendatang, dengan harapan harga LED semakin terjangkau.

    Detail informasi harga dan analisis ROI silahkan menghubungi saya di 0818 0410 0661 atau kunjungi :

    http://indonetwork.co.id/indrajaya_instruments

    Salam

    Kurniadi

  • Pingback: Tips Langkah Berhemat (sekaligus mencegah global warming) - 1 « Kata-kata

  • Subiyakto Surodibroto

    Mohon info, apa ada lampu LED dengan ukuran (watt & voltage) yang kecil? Permasalahan : ada teman menyarankan agar lampu dashboard mobil saya diganti yang LED agar menjadi lebih terang. Terima kasih….

  • http://ini-ano.blogspot.com ano

    Setahu saya.
    LED kisaran Volt nya 3 volt deh..
    kalo diaplikasi dengan 12 v kayak di mobil ato motor
    ya pake resistor, misalnya 220 ohm

  • http://semuaboehsaja.blogspot.com Ipeh

    Setuju banget tuh untuk mensosialisasikan dan mengedukasikan tentang kelebihan LED sebagai pengganti alat penerangan dibandingkan menggunakan Bolam konvensional atau lampu Neon (TL) karena memang terbukti begitu hemat energi yg digunakannya. Selain itu, LED jugtidak tergantung pada PLN karena bisa menggunakan Battery serta usianya yg relatif lebih lama.

  • pico

    jenis LED kan macam-macam! dan jenis mempengaruhi keteranganya, jadi LED yang dimaksud disitu jenis LED apa namanya? ( yang jelas warnanya harus putih. tenx :smile:

  • Chandra

    Saya punya stok hi power led buatan Cree dan Lumiled, kalau ada yg berminat.
    rcganda@hotmail.com

  • resta

    saya tidak setuju dengan bro KURNIADI. led itu umurnya 50.000 – 60.000 jam bahkan ada yg mencapai 100.000 jam. Jadi umurnya bisa kurang dari 8 tahun atau lebih dari 8 tahun tergantung permakaian. kalo di perumahan (anggap 10 jam per hari), maka led bisa berumur 16 tahun.

    satu lagi, jenis led bervariasi. ada yg memerlukan tegangan sekitar 3 V DC sampai 19 V DC. ada juga yg membutuhkan heatsink sebagai alat bantu pembuang panas.

  • dikdik

    ga harus semahal itu koq klw cm untuk rumah( rp.550rb/unit )itu mah untuk lampu mobil.pake aja lampu emergency yg pake led,tp sistemnya dibalik untuk terus menyala..ga perlu mahal2. :idea:

  • http://www.indoled.com andi hutagaol

    Kami juga penyedia lampu LED yang sangat beragam dengan harga sangat bersaing anda bisa kunjungi web kami di http://www.indoLED.com atau email : info@indoled.com atau bisa tanya jawab di YM : pangerantongsampah

  • http://yahoo.com syarif suryadi

    setuju dg comment dari didik, harga eceran lampu emergency dg 30 LED RP.60.000,-dan bisa bertahan 30 jam pemakaian normal atau 12 jam pemakaian super terang, ada garansi 1 tahun dan buatan perusahaan nasional di Cengkareng. Sudah ada beberapa pemakai untuk meja belajar dirumahtangga memakai lampu 60 LED seharga eceran Rp.90.000,- dan memang low energy dan tidak panas dibandingkan lampu TL yang memekai ballast trafo.
    perlu diketahui untuk TL dg ballast trafo 40 W pemakaian keseluruhan mencapai dua kalinya, kecuali ballast electronic hanya kira2 35 watt.

  • yadi

    om artikel LED nya sy copas ya
    thx

  • Otakku

    @Yadi
    Silahkan, dengan senang hati kami berbagi asal mencamtumkan sumbernya. :-)

    Salam,

    Otakku.com

  • Pio

    kalo beli kan mahal….
    ada yg pernah merangkai lampu led ndak? buat pengganti bohlam…

    krn saya minat sekali…tapi tidak mengerti..
    ada yg bisa membantu?

  • http://www.tobeconstructedyet.com Andy Led

    @Pio

    Ada. Saya sedang melakukan uji coba di rumah saya dengan merangkai led sendiri. hasilnya selama 2 bulan ini tagihan listrik saya turun hampir sekitar 30%. Ini dengan 75% lampu di rumah memakai led.

    Yang menjadi masalah adalah kemasan nya tak akan sebagus pabrikan, tapi kalau sudah pakai downlight akan tersembunyi juga.

    Bila berminat Sdr. Pio bisa meninggalkan e-mail dan akan saya hub lebih lanjut.

  • Otakku

    @Andy
    Wow, keren banget tuh!!! Bener bisa turun sampai 30%??
    Bagaimana dengan tingkat terangnya LED, apakah sama atau anda harus pakai beberapa lampu LED untuk mengganti 1 buah lampu biasa??

    Boleh juga kirim gambarnya ke kami dan sedikit keterangan biar bisa kami taruh di artikel kami dan dibagikan kepada seluruh rakyat Indonesia. :-)

    Salam,

    Otakku.com

  • pio

    @Andy : boleh…ini alamat email saya red.scorpio019@yahoo.com

    :sip:

  • http://www.tobeconstructedyet.com Andy Led

    Jumlah lampu yang dipakai tergantung dari berapa watt lampu biasa (yg sudah hemat energy) yang akan digantikan. Lagipula saya menemukan lampu hemat enegy 11 watt yang dibuat oleh pabrikan berbeda ternyata terangnya juga ada sedikit perbedaan, ada yang lebih terang dan ada yang lebih redup.

    Untuk perkiraan saja, saya menggunakan 36 led untuk di kamar kecil yang sebelumnya menggunakan lampu pijar 25 watt dan lampu hemat energy 6 watt. Ternyata terangnya sebanding. Saya katakan sebanding karena putihnya sinar led itu berbeda dengan putih lampu hemat energi.

    Untuk 36 led tersebut saya menggunakan arus sekitar 20 mA (belum punya alat ukur energi yang canggih untuk mengukur berapa watt yang tepatnya dipakai) maka dengan perhitungan perkiraan, daya yang diserap 36 led tersebut adalah sekitar 2.5 watt (belum termasuk daya yang diserap oleh rangkaiannya). Untuk perkiraan kasarnya saya anggap lampu led tersebut menggunakan 3 watt total, jadi setengah dari lampu hemat energi.

    Lampu led yang saya gunakan adalah yang berdiameter 5 mm dengan Led Voltage 3.2-3.4 Volt yang kalau tidak salah tingkat keterangannya antara 1100-1300 mcd (milli candela). Jadi dengan 20mA maka tiap lampu led menyerap sekitar 0.06 watt.

    Nanti bila memungkinkan akan saya coba ambil gambarnya. Apakah dengan posting link, gambarnya akan bisa tampil di reply saya ? (seperti biasanya menampilkan gambar di blogs)

  • agus AP

    untuk bapak Andi boleh juga minta ilmunya merangkai lampu led,
    ini email saya marlborisme@gmail.com
    thanks sebelumnya….

  • rifat

    :idea:

    @andy

    saya sedang mencari cara menghemat listrik rumah saya, n kebetulan ketemu artikel ini… untuk bpk andy…kalo berkenan membagi ilmunya ini email saya ” rifat.gardenia@gmail.com ” , trimz sebelumnya.

  • adi

    wah, pak andi, kreatif tuh. bleh nih email ke saya cara merangkai lednya + pake resistor yg berapa… tolong ya..makasih sbelumnya.. adi.nhm@gmail.com

  • johan

    :idea:
    @ andy, saya jadi kepingin juga nih merangkai lmapu led. pengen rangkaiannya dong, biar bisa rakit sendiri.
    thanks ya sebelumnya.
    johan_b_g@yahoo.com

  • http://ikil06.student.ipb.ac.id ikilobo

    keren yah..

  • http://www.belumdibuat.com Andi

    Untuk semua yang menginginkan rangkaian led, perlu saya jelaskan bahwa ada banyak faktor yang menentukan rangkaiannya. Pertama sekali adalah jenis lampu led nya itu yang ternyata beragam dan kualitasnya berbeda2. Lampu2 led yang bisa didapat di toko2 elektronik biasa kualitasnya menurut saya kurang awet (dulu sudah saya coba) untuk dipakai sebagai lampu rumah, mengingat lampu rumah menyala dalam waktu yang lebih lama, 8-12 jam. Selain itu, perhitungan dan proteksi agar led awet menyangkut banyak aspek yang sulit dijelaskan disini karena sangat teknis sifatnya.

    Saya sendiri sudah mencoba menerapkan rangkaian yang sama dengan beberapa jenis led yang berbeda dan konstruksi lampu yang berbeda ternyata tidak awet , bahkan untuk konstruksi tertentu juga membutuhkan heat sink. Meskipun led pada dasarnya tidak panas, namun dalam jumlah banyak panas yang terakumulasi menjadi lumayan “hangat” meski tetap bisa dipegang dengan tangan. Namun ini bisa menjadi kendala pada keawetan lampu led tersebut.

    Oleh karena itu mungkin kalau menemukan led yang sudah dijual komersil ada yang kemasannya terbuat dari kisi2 almunium yang sebenarnya berfungsi untuk menyalurkan panas tersebut agar led menjadi awet. Pembuatan yang benar seharusnya dapat memberikan umur minimum 5 bahkan bukan tidak mungkin sampai 10 tahun untuk pemakaian normal di perumahan.

    Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama saya sudah dapat memulai produksi lampu led untuk rumah yang rencananya akan dijual dengan harga yang lebih terjangkau dari yang sekarang tersedia.

  • johan

    :oops:
    ok Boss Andi, di tunggu produksi lampu LEDnya.
    Mudah2an harganya terjangkau. :idea: :idea: :idea:

  • http://www.tsaqifcolection.multiply.com hafidz

    :o :o :o :razz: :razz: :razz:
    pa andi saya boleh minta rangkaian led nya?karena bahan proyek akhir saya adalah Rancang Bangun Lampu Hemat Energi dari lampu LED.
    mohon bantuannya
    fizaroozora@yahoo.com